pemantulan
cahaya yaitu suatu peristiwa cahaya yg datang dgn besar sudut sinar datang
tertentu, mengenai suatu benda, cahaya dipantulkan lagi dgn sudut sinar pantul
sebesar sudut sinar datang (jika pemantulan sempurna). singkatnya, cahaya tidak
diteruskan tapi hanya memantul.
sedangkan
pembiasan cahaya adalah peristiwa cahaya di mana cahaya yang datang melalui
suatu medium mengenai medium lain yang berbeda (kerapatannya), sehingga cahaya
diteruskan/dibiaskan menembus medium kedua. sinar bias yang dihasilkan akan
membelok, tidak sama seperti sinar datang, bisa mendekati ataupun menjauhi
garis normal tergantung dari kerapatan benda.
-pemantulan
cahaya : peristiwa perubahan arah / berbeloknya sinar cahaya krn mengenai
cermin. -pembiasan cahaya :
peristiwa pembelokan cahaya krn melewati dua medium yg berbeda kerapatan
optiknya. kesimpulan, jadi
perbedaannya pada: -pemantulan cahaya
melalui 2 medium yg berbeda -pembiasan cahaya
melalui 1 medium sj mf kalau ada yg
salah.
pemantulan
:: beloknya cahaya karena mengenai sebuah permukaan Pembiasan ::
peristiwa membeloknyaa cahaya karena melalui medium yang berbeda.
kesimpulannya,
kalau pembiasan diakhiri sebuah permukaan sehingga cahaya memantul, sedangkan
pembiasan diakhiri pada medium yang berbeda sehingga cahaya tetap bergerak
lurus tanpa adanya pemantulan
Pembiasan dan Pemantulan CahayaPEMBIASAN CAHAYAPembiasan cahaya (refraksi) adalah peristiwa
pembelokan berkas cahaya yang merambat dari suatu medium ke medium yang lainnya
yang berbeda kerapatan optiknya.
![]() |

“sinar datang, garis normal, dan sinar bias terletak pada satu bidang dan ketiganya berpotongan pada satu titik”. Pernyataan tersebut dikenal dengan dengan Hukum I Snellius
“sinar datang dari medium renggang, menuju ke medium rapat dibiaskan mendekati garis normal. Sebaliknya, sinar datang dari medium rapat menuju ke medium renggang dibiaskan menjauhi garis normal”. Pernyataan ini disebut dengan Hukum II Snellius
Cahaya yang merambat dari suatu medium ke medium lain akan mengalami perubahan kecepatan. Perbandingan antara indeks bias mutlak medium tujuan dan indeks bias mutlak medium asal disebut indeks bias relatif.Pada saat cahaya merambat dari udara ke medium lain, panjang gelombang cahaya berubah, tetapi frekuensinya tetap.Hubungan antara indeks bias dan panjang gelombang adalah sebagai berikut:n = λ1
n = indeks biasλ1 = panjang gelombang udaraλ2 = panjang gelombang suatu medium

Prisma adalah benda tembus cahaya yang terbuat dari kaca dan dibatasi oleh dua bidang permukaan yang membentuk sudut pembias ( β ).Sudut bias adalah sudut antara sinar bias dengan garis normal. Sedangkan sudut datang adalah sudut antara sinar datang dan garis normal. Berkas cahaya yang jatuh pada prisma akan dibiaskan sebanyak 2 kali karena prisma mempunyai dua bidang pembias. Sinar datang dibiaskan oleh bidang bias pertama mendekati garis normal. Sinar bias tersebut dibiaskan lagi oleh bidang pembias kedua menjauhi garis normal dan keluar dari prisma. Jika sinar datang dan sinar bias yang keluar dari prisma diperpanjang, kedua sinar tersebut akan mengalami perpotongan. Sudut yang dibentuk oleh perpanjangan sinar datang dan sinar bias yang keluar dari prisma disebut sudut deviasi ( D ).
1. PEMBENTUKAN BAYANGAN CERMIN DATAR
.png)
Ketika kalian berdiri didepan cermin datar, bagaimanakah bayanganKalian ? Cermin datar merupakan benda mengkilap yang dapat memantulkan hampir semua cahaya yang mengenainya secara teratur. Sifat sifat bayangan yang terjadi pada cermin datar:1. Maya, karena bayangan benda tidak dapat ditangkap layar2. Tegak, karena posisi bayangan sama dengan posisi benda3. Sama besar, karena bayangan sama besar dengan benda4. Bersebelahan, karena letak bayangan selalu berlawanan dengan letak benda5. Jarak bayangan ke cermin sama dengan jarak benda ke cermin
.png)
2. PEMBENTUKAN BAYANGAN CERMIN dan LENSA CEKUNGCermin cekung mempunyai permukaan bagian dalam yang mengkilap sehingga dapat memantulkan hampir semua cahaya yang mengenainya. Berkas sinar datang dengan sumbu utama dipantukan mengumpul menuju ke titik fokus.
Lensa cekung bersifat divergen, yaitu menyebarkan berkas cahaya yang dibiaskan. Pembentukan bayangan oleh lensa cekung. Sifat sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa cekung:- Selalu tegak- Selalu maya , didepan lensa- Selalu diperkecil
.png)
.png)
F. 3. PEMBENTUKAN BAYANGAN CERMIN danLENSA CEMBUNGCermin cembung mempunyai permukaan luar yang mengkilap sehingga dapat memantulkan hampir seluruh cahaya yang mengenainya. Sinar yang datang menuju cermin cembung dipantulkan dengan sudut yang besarnya sama dengan sudut datang.
Lensa cembung bersifat konvergen, yaitu: mengumpulkan berkas cahaya yang dibiaskan. Pembentukan bayangan oleh lensa cembung memiliki sifat bayangan:- Terbalik- Nyata, dibelakang lensa- Diperbesar
.png)
Contoh soal :1. Sebuah benda diletakkan 4 cm didepan cermin cekung yang memiliki jari-jari 12 cm. Hitunglah letak bayangannya!2. Sebuah benda tingginya 2 cm terletak 15 cm dari sebuah lensa cembung. Bayangan nyata terbentuk pada jarak 10 cm dari lensa. Tentukan jarak titik api lensa! 3. Sebuah benda A berada pada posisi tegak di depan sebuah cermin cekung seperti terlihat pada gambar di bawah ini. Berapakah jarak bayangan benda?

Jawaban :
Jawab :
1/f = 1/15 + 1/10
1/f = 1X2/30 + 1X3/30
= 2/30 + 3/30
= 5/30
F = 30/5
= 6 cm3. Jawab :


Tidak ada komentar:
Posting Komentar